Yayasan Sayyip Elhakim merupakan lembaga yang penamaannya diambil dari nama kakek almarhum pendiri yayasan, yaitu “Sayyip”, serta diakhiri dengan “Elhakim” yang merupakan bagian dari nama pendirinya, Abdul Azizul Hakim. Nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan sebagai identitas kelembagaan yang mengandung nilai historis dan personal bagi pendirinya.
Pendirian Yayasan ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan mendalam atas minimnya lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan visi modernitas dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional dan religiusitas. Maka, pada tanggal 8 Agustus 2017, akta notaris resmi diterbitkan sebagai langkah legal dalam mendirikan Yayasan Sayyip Elhakim.
Sejak berdiri, Yayasan Sayyip Elhakim telah berhasil membentuk dan mengelola beberapa unit pendidikan. Di antaranya adalah Sekolah Dasar Islam (SDI) Sayyip Elhakim yang berdiri pada tahun 2019 di Bagik Lonjer, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) pada tahun 2021, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) pada tahun 2022, serta Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) pada tahun 2024.
Pada tahun 2024, Yayasan Sayyip Elhakim telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan para guru profesional yang telah tersertifikasi, mencerminkan komitmen Yayasan terhadap kualitas dan profesionalisme dalam layanan pendidikan yang diberikan.
